Dukung Kepala SMAN 2 Denpasar

Hubungi penulis petisi

Topik diskusi ini otomatis dibuat dari petisi Dukung Kepala SMAN 2 Denpasar.


Tamu

#51

2014-01-10 09:11

dukung

Tamu

#52

2014-01-10 09:12

Ini bukan masalah senang atau tidak senang; sekolah ini bersifat Nasional, dan tidak pantas untuk memunculkan identitas keyakinan

Tamu

#53

2014-01-10 09:14

Saya setuju atas kebijakan yang diberikan kasek SMA 2 denpasar
Trimakasih

Tamu

#54

2014-01-10 09:20

Kami orang Indonesia yang beragama Islam. Bukan orang Islam yang tinggal di Indonesia (Nusron Wahid - Ketua GP ANSOR - NU)

Tamu

#55

2014-01-10 09:21

Sangat setuju untuk tidak menonjolkan atribut agama tertentu mengingat kita adalah Berdasarkan pancasila. Kalau yang ingin tetap menggunakan atribut agama tertentu silakan masuk ke sekolah khusus. Jangan membawa isu hak asasi dalam kasus ini karena kalau kita lihat di beberapa daerah di indo, agama mayoritas juga melanggar hak asasi agama minoritas, contonya di aceh....

Tamu

#56

2014-01-10 09:31

kalo gak mau ngikutin peraturan kepala sekolah mending jgn cari makan di bali.
Ngurah Arya

#57 Re: #44

2014-01-10 09:37

Ngurah Arya

di bali kan mayoritasnya hindu bos ya wajarlah diliburkan, klo mau masuk pas hr raya hindu bali mending jgn tgl di bali. emangnya situ yg punya pulau bali??


Tamu

#58

2014-01-10 09:39

Mendukung apa yang dilakukan kepsek. NKRI harga mati

Tamu

#59

2014-01-10 09:44

Pendidikan tentang Toleransi di sekolah perlu diluruskan. Sadari bahwa sering kaali terjadi atas nama agama melanggar toleransi bernegara. Contohnya, kengototan pelanggaran peraturan berpakaian sekolah di SMA 2 Denpasar dg atas nama aqidah agama tertentu. Jangan korbankan anak2 untuk kepentingan radikalisme.

Tamu

#60

2014-01-10 09:51

Pakian sekolah adalah pakian seragam untuk meyamakan dan memberikan identitas sekolah yg membuat kebersamaan guna tidak memunculkan diskriminasi Atas kemapanan siswa tersebut. disamping itu telah merupakan peraturan pemerintah sejak orde Baru. yg merupakan program yg baik yang pelu dipertahankan bukan selalu pingin perubahan tok!! tanpa meperhatikan apa sebenarnya hakekat pakian seragam yang di atur oleh pemerintah.

Tamu

#61

2014-01-10 09:56

SMU 2 Denpasar adalah sekolah umum bukan Sekolah Agama, mohon tidak membawa simbol2 agama ke sekolah umum
De GAbler

#62 MERDEKAAA

2014-01-10 10:00

semangat nasionalisme tidak merupakan suatu kefanatikan terhadap ras ataupun agama..tetapi berani bertarung dalam perbedaan demi menjaga persatuan NKRI. ingat bung dimana kaki dipijak disitulah langit dijunjung...salam hangat MERDEKAAAAAAAAAA

Tamu

#63

2014-01-10 10:12

Jangan takut sama satu golongan...

Tamu

#64

2014-01-10 10:52

saya mendukung langkah bapak kepala sekolah SMA 2 tolak pemaksaan atribut atribut agama ini NKRI yang digagas oleh pendiri negara dengan semangat persatuan kalau memang pemerintah tunduk pada salah satu golongan saja bubarkan NKRI

Tamu

#65

2014-01-10 10:53

Menolak atribut agama dibawa ke sekolah negeri

Tamu

#66

2014-01-10 11:00

saya sbagai orang bali indonesia sangat mendukung!!!!!!!!!!!!!

Tulisan ini telah dihapus oleh penulisnya (Tampilkan detil)

2014-01-10 11:30



Tamu

#68

2014-01-10 12:01

Ini bukan balas dendam, ini adalah peraturan.

Kalo tak ingin terikat oleh aturan ya jangan ndaftar atau pindah saja.

Tamu

#69

2014-01-10 12:03

NKRI Harga mati
Persatuan no 1
Sara NO

Tamu

#70

2014-01-10 13:20

Pakaian Seragam / Uniform itu HARUS sama!!

Tulisan ini telah dihapus oleh penulisnya (Tampilkan detil)

2014-01-10 13:22



Tamu

#72

2014-01-10 13:43

Dari dulu pendiri bangsa dan dunia pendidikan membuat baju seragam dan gunanya untuk keseragaman dalam menempuh pendidikan, tanpa melihat dari mana anak didik itu berasal, baik dari segi sosial (kaya/miskin) maupun RAS/agama/keyakinan, kenapa sekarang hal yang sudah baik dirubah oleh orang yang merasa punya kekuasaan dan kepentingan, anggota Dewn yang katanya mewakili rakyat, rakyat yang mana yang diwakili, kenapa rasa kebangsaan oknum anggota dewan itu dangkal sekali, 9 APRIL 2013 JANGAN PILIH ANGGOTA DEWAN YANG SEPERTI INI
alit putra

#73 himbauan

2014-01-10 13:47

Hanya himbauan jangan biarkan kaum minoritas di indonesia sellau di tindass, tunjukan meski kita minoritas tapi di bumi bali dan di bangsa ini harusnya kita mendapatkan keadilan,.. saran asaya jngan smpai kepseknya di copot, atau di pecat,. jika itu yg akan terjadi saya sarankan semua siswa yang ada di sma 2 untuk mogok belajar,. ingat yg kita lakukan demi untuk sebuah keadilan

Tamu

#74

2014-01-10 14:09

Empat (4) pilar Bangsa Indonesia sudah harga mati yaitu : Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. jangan di kotak katik lagi, dgn dalih macem2, mari kita tumbuhkan rasa Nasionalisme ke Bangsaan kita Indonesia. kita sbg Generasi muda hrs Bangkit, Indonesia tdk butuh dunia luar, akan tetapi dunia luar yg butuh dgn Indonesia. Salam Merdeka !!
Anindya Dewi

#75 Seragam = Equal

2014-01-10 14:12

Di sekolah saya dulu ada aturan yang melarang siswanya untuk mengenakan perhiasan.. Tujuannya bukan hanya untuk mencegah kejahatan yang terjadi pada anak2, tapi lebih sebagai upaya untuk menghilangkan identitas pembeda antara murid yang kaya dengan yang miskin..

Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar mengenai ilmu pengetahuan, tapi juga tempat untuk belajar tentang nilai2 kesetaraan, dan seragam sekolah adalah salah satu bentuk penerapannya.. Dengan seragam diharapkan tidak ada identitas pembeda antar para siswa, tidak ada identitas pembeda antara Si Kaya dan Si Miskin, Si Sunda dan Si Batak, Si Muslim dan si Si Buddhist..

Saya mendukung pelarangan atribut agama, tapi saya tidak akan mendukung petisi ini sebelum memastikan bahwa tujuan pelarangan tersebut memang untuk menghilangkan identitas pembeda antar agama di kalangan siswa, karena setahu saya di Bali saat Hari Purnama siswa siswinya menggunakan pakaian adat ke sekolah, dan tentu hal ini tidak sesuai bertentangan dengan apa yang telah ditulis..