Malang Darurat Parkir

Hubungi penulis petisi

Topik diskusi ini otomatis dibuat dari petisi Malang Darurat Parkir.


Tamu

#1501

2016-09-13 08:25

Parkir gak aturan.

Tamu

#1502

2016-09-13 08:26

Karena saya juga resah dengan adanya siluman parkir

Tamu

#1503

2016-09-13 08:34

Saya sependapat dengan petisi ini yg berisi maraknya parkir liar di sejumlah ruas kota Malang. Saya setuju dengan penataan ulang sistem parkir di Malang.

Tamu

#1504

2016-09-13 08:38

berantas siluman parkir yang mengaku memiliki lahan parkir padahal otak preman.

Tamu

#1505

2016-09-13 08:42

Di malang raya "SILUMAN" parkir sudah sangat meresahkan
Harus diberantas!!!


Tamu

#1506

2016-09-13 08:48

Karena merasa dirugikan sbg mahasiswa di salah satu universitas di Malang. Tukang parkir di Malang sudah kelewat batas kewajaran.

Tamu

#1507

2016-09-13 08:48

Karna saya sebagai anak kosan merasa sangat di rugikan. Adanya pungli berkedok parkir ini mengurangi jatah bulanan saya :( #saveanakkosan #stoppungliberkedokparkir

Tamu

#1508

2016-09-13 08:52

Parkir itu = premanisme halus...
Saya sangat setuju..

Tamu

#1509

2016-09-13 09:04

Parkiran ini memang sangat meresahkan
Harap walikota benar2 Pro Rakyat,, jangan melindungi kepentingan sepihak

Tamu

#1510

2016-09-13 09:04

Sy sndri jg resah dg adanya tukang parkir dmn" mski hanya untuk k atm ambil 50.000 :(

Tamu

#1511

2016-09-13 09:06

Karena tukang" parkir liar n meresahkan..tindakannya semau mereka sendiri...apa bedanya dng tukang palak..saya setuju klo mereka ditindak tegas..dan ditertibkan.

Tamu

#1512

2016-09-13 09:13

Bukan salah jukirny, bukan salah tokonya, bukan salah aparatur pemerintahnya, SISNTEMNYA yg perlu diperbaiki.. Kenapa ini terjadi? Karena kelemahan sistemnya.. Bikin sistem yg memperkecil kebocoran.. Seperti halnya parkir prabayar atau E-Ticket kan saja..

Tamu

#1513

2016-09-13 09:14

SISTEM PARKIR KOTA MALANG AMBURADUL, DIMANA-MANA KENA PARKIR, ATURAN/PENEGAKAN HUKUM YANG KURANG TEGAS.

Tamu

#1514 gak punya motor ya mas/mbak?

2016-09-13 09:21


Tamu

#1515

2016-09-13 09:28

sebagai saran, seperti yang pernah saya survey "kaum-kaum oranye" ini banyak berkoloni di daerah mergosono. lebih baik buat gerakan untuk menswadayakan mereka menjadi lebih produktif, seperti pelatihan2 entrepreneur untuk kelas menengah kebawah, biar bisa lebih kreatif juga.

Tamu

#1516

2016-09-13 09:34

Sy juga jengkel masalah parkir ini. Lahan parkir dikuasai preman parkiran. Fotocopi 2 lbr = Rp.400.parkir Rp.2.000,- klo bw mobil, parkirnya Rp.3.000,-.

Tamu

#1517

2016-09-13 09:37

ikut prihatin masalah parkir liar yang ujung ujungnya banyak merugikan masyarakat malang raya

 


Tamu

#1518

2016-09-13 09:54

Mahalnya parkir di malang untuk mobil 3000 dan kadang saya membayar tp tidak mendapatkan layanannya.saya datang untuk parkir susah payah maju mundur kanan kiri untuk posisi parkir yg tida mengganggu pengguna jalan lainnya dan tidak ada tukang parkir yg membantu.tp seusai melakukan transaksi ,menuju mobil baru saja memencet tombok buka kunci mobil, datang sosok tukang parkir untuk menarik uang parkir.. Bahkan mobil sy kebaret karna kejatuhan motor sebelah,saya minta tanggung jawab sbg pekerjaan "menjaga" mobil sy selama parkir dia berkata "wah saya gak lihat mbak" tp tetap meminta hak nya bayar parkir.. Sy rasa kurang adil

Tamu

#1519

2016-09-13 09:54

Parkir sama dengan premanisme!! Segera diberantas!!

Tamu

#1520

2016-09-13 09:54

parkir sdh tidak aturan... sdh jelas2 bebas parkir ya tetep di prittt

Tamu

#1521

2016-09-13 09:56

Karena saya sedang berkuliah di jogja, saya menyarankan agar kawasan malioboro diambil sebagai contoh/patokan. Disana, sebelumnya, lahan parkir dikuasai preman seperti itu. Dan keadaan semrawut. Sekarang, semua itu dikelola pemerintah dan dinas terkait. Otomatis pendapatan dari sektor parkir tersebut, bisa digunakan untuk membangun malang lebih baik. Dan karena dikelola dinas terkait, maka kepengurusan lahan parkir disana diserahkan ke orang2 dinas. So, terhindar/bersih dari preman

Tamu

#1522

2016-09-13 10:07

Di tiap sudut kota Malang ada jukirnya. Bahkan sering kali yg tidak mempunyai lahan parkir pun bisa memiliki tukang parkir. Saya kaget, di jogja parkir aja cuma seribu rupiah, dan ngga semua sisi kotanya ada tukang parkir. Disini, bahkan warung pinggir jalan pun ada tukang parkirnya padahal tidak punya lahan parkir. Yg tukang parkir siapa, yg ngeluarin motor siapa. Diminta bantuannya untuk mengatur motor selalu asal tarik sana sini motor orang. Tolong ditegakan etika parkir dikota ini.

Tamu

#1523

2016-09-13 10:07

Krn sy juga merasakan hal yang sama

Tamu

#1524

2016-09-13 10:11

Mohon ditertibkan dgn bijak masalah ini

Tamu

#1525

2016-09-13 10:12

karena saya tidak nyaman dengan kehadiran jukir jukir liar di malang.