Aliansi Mahasiswa (Farmasi, SKM, ARS, GIZI) Institut Kesehatan Helvetia

Hubungi penulis petisi

PETISI MAHASISWA INSTITUT KESEHATAN HELVETIA YANG TAK DIHIRAUKAN OLEH BIROKRASI KAMPUS

2020-05-01 16:19:08

      Kami dari aliansi mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia yang terdiri dari Prodi Farmasi, SKM, ARS, Gizi, & D4 Kebidanan.Setelah berhasil mengumpulkan suara kawan-kawan mahasiswa dari berbagai keluh kesah yang di tumpahkan dalam petisi yang kita tujukan ke pihak kampus, yang dimulai sejak tanggal 31 Maret hingga 5 April dengan jumlah tanda tangan petisi 709 dan kita krim melalui email kampus (@helvetia.ac.id)dan Kemahasiswaan kampus melalui via whatsapp. Kami terpaksa mengirim via online dikarena pandami Covid19 yang sampai sekarang masih kita rasakan. 

     Setelah menunggu berminggu-minggu hingga saat ini juga surat balasan dari pihak kampus tak kunjung datang, yang secara otomatis menurut kami bahwa suara dari aliansi mahasiswa tidak direspon, tidak sampai disitu saja selain petisi aliansi mahasiswa yang tidak dihiraukan, pihak kampus juga secara semena-mena juga mengeluarkan keputusan tentang pelaksanaan pembelajaran online dengan menggunakan aplikasi Cloudx Telkomsel dan keputusan tentang pemotongan gaji dosen. Secara tidak langsung kampus mempunyai tugas dan tuntutan untuk menjawab dan memutuskan terkait point-point tuntutan dari aspirasi mahasiswa, namun sayang surat petisi yang isinya keluh kesah dan derita yang dialami mahasiswa tak kunjung dibaca apalagi dibalas. Maka layak kami katakan dengan peristiwa diatas bahwa birokrasi kampus Institut Kesehatan Helvetia darurat demokrasi.   

PicsArt_05-01-09.29_.29_3.jpg


Tafa Al Ripan



Bagikan petisi ini

Bantu petisi ini agar mendapat lebih banyak tanda tangan.

Bagaimana cara mempromosikan sebuah petisi?

  • Bagikan petisi di dinding Facebook Anda dan di grup-grup yang terkait dengan topik petisi Anda.
  • Hubungi teman-teman Anda
    1. Tulis pesan yang menjelaskan mengapa Anda menandatangani petisi ini, karena orang akan lebih cenderung untuk menanda tangani jika mereka memahami betapa pentingnya topik ini.
    2. Salin dan tempel alamat web petisi ke pesan Anda.
    3. Kirim pesan menggunakan surel, SMS, Facebook, WhatsApp, Twitter, Skype, Instagram, dan LinkedIn.

Iklan Berbayar

Kami akan mengiklankan petisi ini ke 3000 orang.

Ketahui lebih banyak...